Pengadilan Negeri Bengkalis


Pengirim : Admin Sistem
Tanggal Kirim: 18-07-2026 14:43:33

KETUA PENGADILAN TINGGI RIAU HADIRI PERTEMUAN DAERAH DHARMAYUKTI KARINI PROVINSI RIAU TAHUN 2026



Ketua Pengadilan Tinggi Riau Hadiri Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Riau Tahun 2026

📍Bangkinang, 17 Juli 2026 — Ketua Pengadilan Tinggi Riau Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H. menghadiri Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Riau Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Kampar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan sinergi antar pengurus dan anggota Dharmayukti Karini se-Provinsi Riau dalam mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung, modern, berintegritas, dan terpercaya.

🏛️Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Riau dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru selaku Pelindung Dharmayukti Karini Daerah Provinsi Riau, para Pelindung Dharmayukti Karini Cabang Pekanbaru dan Bangkinang, Ketua Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Riau beserta Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II, seluruh pengurus dan anggota Dharmayukti Karini se-Provinsi Riau, serta narasumber Indra Tua Hasangapon Harahap, S.H., M.H., Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang.

🎶Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Pertemuan Daerah kali ini dirangkaikan dengan sosialisasi bertema "Kebijakan Hukum Pidana dalam Upaya Penanggulangan LGBT Berbasis Pancasila dan Spiritual", sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan anggota Dharmayukti Karini mengenai perkembangan hukum nasional sekaligus memperkuat ketahanan keluarga melalui pendekatan moral, etika, dan spiritual.

🗣️Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Riau menyampaikan apresiasi kepada Dharmayukti Karini Daerah Provinsi Riau, Dharmayukti Karini Cabang Pekanbaru, dan Dharmayukti Karini Cabang Bangkinang yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurut beliau, kebersamaan yang terjalin merupakan cerminan semangat gotong royong, solidaritas, dan kekeluargaan yang selama ini menjadi kekuatan utama organisasi Dharmayukti Karini.

Beliau menegaskan bahwa Pertemuan Daerah bukan sekadar agenda organisasi yang dilaksanakan secara berkala, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, saling berbagi pengalaman, serta memperkokoh komitmen bersama dalam mendukung keluarga besar aparatur peradilan yang harmonis dan berintegritas. ⚖️Ketua Pengadilan Tinggi Riau menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut perlu dipahami secara arif, bijaksana, dan bertanggung jawab. Berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat hendaknya disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai moral, etika, spiritualitas, penghormatan terhadap martabat manusia, serta semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

👨‍👩‍👧‍👦Beliau menekankan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter seseorang. Sebelum mengenal lingkungan sekolah maupun masyarakat, seorang anak terlebih dahulu memperoleh pendidikan agama, akhlak, etika, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan dari lingkungan keluarganya. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran yang sangat menentukan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan moral menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

📱Ketua Pengadilan Tinggi Riau juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Di satu sisi memberikan berbagai kemudahan, namun di sisi lain menghadirkan tantangan baru melalui derasnya arus informasi dan pengaruh media digital. Oleh sebab itu, orang tua dituntut memiliki literasi digital yang baik, membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, memberikan keteladanan, serta senantiasa hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak agar mampu menyaring berbagai pengaruh negatif secara bijaksana.

💙Menurut beliau, keluarga yang religius, harmonis, komunikatif, dan penuh kasih sayang akan melahirkan pribadi-pribadi yang memiliki ketahanan spiritual, emosional, dan psikologis yang kuat. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter sekaligus memperkuat ketahanan bangsa.

🤝Sebagai keluarga besar aparatur peradilan, lanjut beliau, seluruh anggota Dharmayukti Karini juga memikul tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat. Integritas seorang aparatur peradilan tidak hanya tercermin ketika melaksanakan tugas di kantor, tetapi juga tercermin dalam kehidupan keluarganya. Rumah tangga yang harmonis akan melahirkan aparatur yang tenang, profesional, objektif, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan amanah negara.

Sebaliknya, beliau mengingatkan bahwa keluarga yang kurang harmonis berpotensi menjadi awal munculnya berbagai persoalan sosial yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas pelayanan publik maupun pelaksanaan tugas kedinasan. Oleh karena itu, Dharmayukti Karini diharapkan terus menjadi organisasi yang aktif melakukan pembinaan keluarga secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan positif, seperti penguatan pendidikan karakter keluarga, pendidikan agama dan pembinaan spiritual, seminar parenting, literasi digital bagi orang tua, pembinaan kesehatan mental keluarga, penguatan komunikasi suami istri, pendidikan etika penggunaan media sosial, serta pembinaan remaja dalam menghadapi tantangan era digital.

🌱Ketua Pengadilan Tinggi Riau juga mengajak seluruh anggota Dharmayukti Karini untuk membangun budaya saling peduli di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurut beliau, apabila terdapat anggota keluarga yang menghadapi persoalan psikologis, sosial, maupun emosional, maka pendekatan yang dilakukan hendaknya bersifat persuasif, edukatif, dan mengedepankan dialog yang baik. Dukungan keluarga, pendampingan yang tepat, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan individu maupun keluarga. Beliau menambahkan bahwa berbagai persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama membangun generasi yang sehat, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. 🎓Pada kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Tinggi Riau juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dharmayukti Karini Daerah Provinsi Riau beserta seluruh cabang atas dedikasi dan kerja sama dalam menyukseskan Program Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) Tahun 2026. Program tersebut diharapkan terus memberikan manfaat bagi putra-putri keluarga besar peradilan sekaligus menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

✨Menutup sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Riau mengajak seluruh anggota Dharmayukti Karini untuk terus menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang berlandaskan tiga pilar utama, yaitu memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memperkuat pendidikan karakter, serta memperkuat komunikasi dalam keluarga sehingga setiap anggota keluarga merasa dicintai, dihargai, dan didampingi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Beliau menegaskan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi maupun kecanggihan teknologi, tetapi juga dari kualitas keluarga yang dimilikinya. Apabila keluarga kuat, maka masyarakat akan kuat, dan apabila masyarakat kuat, bangsa pun akan semakin kokoh. Oleh karena itu, Dharmayukti Karini diharapkan terus menjadi rumah pembelajaran, rumah kebersamaan, rumah kasih sayang, dan rumah pembentukan karakter yang senantiasa menanamkan nilai-nilai spiritual, integritas, kepedulian, serta semangat pengabdian.

🤝Pertemuan Daerah Dharmayukti Karini Provinsi Riau Tahun 2026 berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan diharapkan semakin mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota serta memperkuat kontribusi Dharmayukti Karini dalam membangun keluarga aparatur peradilan yang harmonis, berintegritas, dan berkarakter sebagai fondasi terwujudnya badan peradilan yang agung dan dipercaya masyarakat.

.