Pengadilan Negeri Bengkalis


Pengirim : Admin Sistem
Tanggal Kirim: 13-08-2026 15:25:17

14 CALON HAKIM AGUNG DAN HAKIM AD HOC MA IKUTI UJI KEPATUTAN DAN KELAYAKAN DI DPR



Jakarta — Humas: 14 calon hakim agung dan calon hakim ad hoc pada Mahkamah Agung (MA) RI mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) oleh Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rangkaian pengujian ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 12 Agustus 2026 hingga Kamis, 13 Agustus 2026. Sebanyak 14 peserta yang diuji terdiri atas 11 calon hakim agung, dua calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM), dan satu calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Seluruh calon tersebut merupakan nama-nama yang lolos seleksi ketat dan diusulkan secara resmi oleh Komisi Yudisial (KY) ke DPR. Rangkaian uji kepatutan dan kelayakan ini diawali dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dan Panitia Seleksi, dilanjutkan dengan pembuatan makalah, penarikan nomor urut, hingga sesi wawancara dan pendalaman materi oleh para anggota dewan. Berdasarkan penetapan Komisi Yudisial, 11 calon hakim agung yang diuji terbagi ke dalam empat kamar peradilan. Pada Kamar Pidana, terdapat empat nama yaitu Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA Dr. Syamsul Arief, S.H., M.H., Sekretaris MA, Sugiyanto, S.H., M.H., Panitera MA, Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.Hum. serta advokat Dr. Dhifla Wiyani, S.H., M.H. Untuk Kamar Perdata diisi oleh dua nama, yakni Kepala Badan Urusan Administrasi MA Dr. Sobandi, S.H., M.H. dan notaris Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn. Sementara itu, Kamar Agama ada dua kandidat, yaitu Panitera Muda Perdata Agama MA Dr. Musthofa, S.H., M.H.dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung Dr. Mamat Ruhimat, S.H., M.hH. Untuk Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Khusus Pajak, tiga nama yang diajukan adalah Dr. Maftuh Effendi, S.H., M.H., Dr. L.Y. Hari Sih Advianto, S.ST., S.H., M.M., M.H. dan Prof. Dr. Yeheskiel Minggus Tiranda, S.H., M.H., PCCP., C.L.A.

Adapun tiga posisi selebihnya diikuti oleh dua calon hakim ad hoc HAM, yakni Edwin Partogi Pasaribu, S.H., M.H. dan Roki Panjaitan, S.H. serta satu calon hakim ad hoc Tipikor, Sudiyo, S.H., M.H.

Proses penyaringan seluruh kandidat ini berlangsung sejak Maret 2026. Pendaftaran awal secara daring yang berlangsung pada 26 Maret hingga 16 April 2026 menjaring hingga 335 orang pendaftar, yang terdiri atas 175 calon hakim agung, 41 calon hakim ad hoc HAM, dan 119 calon hakim ad hoc Tipikor.

Dari ratusan pendaftar tersebut, sebanyak 220 peserta berhasil lolos verifikasi administrasi dan melanjutkan ke seleksi kualitas pada awal Mei 2026 yang menyaring peserta menjadi 42 orang. Penyaringan berlanjut pada seleksi kesehatan dan kepribadian pada Juni 2026, hingga akhirnya menyisakan 23 kandidat terbaik untuk mengikuti tes wawancara terbuka di Gedung Komisi Yudisial pada 3-7 Agustus 2026.

Melalui Rapat Pleno Komisi Yudisial pada 7 Agustus 2026, diputuskan 14 nama terbaik yang dinyatakan lulus dan secara resmi direkomendasikan kepada DPR RI. Setelah seluruh proses uji kepatutan dan kelayakan di Kompleks Parlemen ini selesai, Komisi III DPR RI dijadwalkan menggelar rapat pengambilan keputusan untuk menentukan nama-nama yang disetujui sebelum dilantik secara resmi di Mahkamah Agung. (sk/ds/DI/Photo:end,sna)

.